Dalam sumo, dorongan kuat belum dengan sendirinya mengakhiri laga. Pegulat kalah jika lebih dulu menyentuh tanah dengan bagian tubuh selain telapak kaki, atau lebih dulu menginjak tanah di luar lingkaran. Jadi, dorongan menjadi penentu ketika perubahan posisi berujung pada salah satu dari dua keadaan itu. [1]

Batas dohyō mengubah posisi menjadi hasil

Pertandingan berlangsung di atas dohyō, ring melingkar berdiameter 4,55 meter. Tawara, karung beras kecil, mengelilingi lingkaran tersebut. Ketika seorang pegulat terdorong ke luar dan lebih dulu menginjak tanah di luar lingkaran, ia kalah menurut aturan. [1]

Area di luar lingkaran disebut janome dan dilapisi pasir halus. Pegulat yang keluar atau jatuh meninggalkan tanda pada permukaannya, baik dari injakan kaki maupun bagian tubuh lain. Detail ini membantu menjelaskan mengapa posisi akhir penting: yang menentukan bukan seberapa keras dorongan, melainkan apakah pegulat tetap di dalam lingkaran atau sudah menyentuh tanah dengan bagian tubuh selain telapak kaki. [1]

Telapak kaki menjadi pembeda saat tubuh menyentuh tanah

Pegulat yang masih berada di dalam dohyō pun dapat kalah jika lebih dulu menyentuh tanah dengan tangan, lutut, atau bagian tubuh lain selain telapak kaki. Sebaliknya, selama lawan belum keluar dari lingkaran atau menyentuh tanah dengan bagian tubuh yang menjadi penentu kekalahan, satu dorongan belum cukup untuk menetapkan hasil. [1]

Ada pengecualian yang jarang terjadi: wasit dapat memenangkan pegulat yang lebih dahulu menyentuh tanah bila kedua pegulat menyentuh tanah hampir bersamaan dan pegulat yang menyentuh tanah belakangan dinilai tidak punya harapan untuk menang. Artinya, urutan kontak tetap menjadi patokan, tetapi situasi yang nyaris serentak dapat dipertimbangkan dalam putusan. [1]

Garis awal berbeda dari batas kemenangan

Dua garis putih di tengah dohyō disebut shikiri-sen. Sebelum pertandingan dimulai, kedua pegulat harus berada di belakang garis tersebut. Shikiri-sen menandai posisi awal, sedangkan lingkaran dohyō dan tanah di luarnya menjadi acuan bagi aturan keluar dari ring. [1]

Hasil pertandingan juga tidak selalu ditentukan oleh dorongan atau jatuh. Penggunaan teknik terlarang, yang disebut kinjite, membuat pegulat otomatis kalah; pegulat juga dinyatakan kalah jika mawashi-nya terlepas saat bertanding. Setelah pemenang ditetapkan, gyoji mengumumkan kimarite, yaitu teknik yang digunakan oleh pegulat yang menang. [1]

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Sumo. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29965417&title=Sumo (diakses 2026-10-18).